
LAMPUNG, 18 Agustus 2026 — Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Raden Mas Said Surakarta, Jaydel Cajar Maniquez dan Nadina Fauzia Adhim, turut berpartisipasi dalam International Community Service Program (ICSP) 2026 yang diselenggarakan oleh Jinarakkhita Buddhist College of Lampung bekerja sama dengan Busan International College, Tongmyong University, Korea Selatan.
Kegiatan internasional tersebut dilaksanakan di Pejambon Village Hall, Lampung, dengan mengusung tema “Empowering Rural Communities through Artificial Intelligence: Enhancing Digital Financial Inclusion and Digital Entrepreneurship.” Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk pemberdayaan masyarakat pedesaan.
Keikutsertaan Jaydel dan Nadina menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa MPI UIN Raden Mas Said Surakarta untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada tingkat internasional. Melalui program tersebut, keduanya berkesempatan memperluas wawasan mengenai penerapan artificial intelligence (AI) dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam mendukung inklusi keuangan digital dan pengembangan kewirausahaan digital.
Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga melibatkan dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional. Keterlibatan dosen tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama akademik dan pengabdian internasional dengan perguruan tinggi mitra dari Korea Selatan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dan Korea Selatan ini diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam pengembangan masyarakat berbasis teknologi. Pemanfaatan AI dalam konteks pemberdayaan masyarakat juga memberikan perspektif baru mengenai pentingnya literasi digital dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam ICSP 2026 tidak hanya menjadi kesempatan untuk belajar di luar ruang kelas, tetapi juga menjadi sarana mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi lintas budaya, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Pengalaman tersebut selaras dengan upaya perguruan tinggi dalam membekali mahasiswa agar mampu berkontribusi secara nyata di tengah perkembangan masyarakat yang semakin terdigitalisasi.
Sementara itu, bagi Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta, keterlibatan dalam PkM Internasional menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan di tingkat global. Kerja sama dengan Busan International College, Tongmyong University, Korea Selatan diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program akademik maupun nonakademik pada masa mendatang.
Partisipasi mahasiswa dan dosen dalam kegiatan internasional ini sekaligus menunjukkan komitmen UIN Raden Mas Said Surakarta untuk terus mendorong sivitas akademika agar aktif dalam kegiatan berskala global. Melalui kolaborasi internasional, diharapkan tercipta berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam jejaring pendidikan dan pengabdian masyarakat internasional.
HMPS MPI Meriahkan Puncak EDUMA EXPO 2026 melalui Seminar dan Apresiasi Prestasi mahasiswa
4 hari yang lalu - Umum
Program Studi MPI Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Penguatan Budaya Mutu Akademik
4 hari yang lalu - Umum